Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Oktober 2013

Sadis! Gadis Ini Masih Hidup Walau Sudah dikapak 15 Kali


Sadis! Gadis Ini Masih Hidup Walau Sudah dikapak 15 Kali - Seorang gadis berumur 17 tahun berharap mati setelah selamat dari serangan kapak ke tubuhnya oleh kakanya sendiri. Dia dikucilkan dari keluarga dan dinikahkan secara paksa pada usia 12 tahun.

Gul Meena menikah kepada seorang pria berumur 60 tahun dan setiap hari ia memukulnya walaupun Meena sudah menangis memintanya untuk berhenti.

“Keluarga saya akan memukuli ketika saya mengeluh tentang suami saya” katanya kepada CNN. “Mereka bilang saya adalah milik suami saya dan itulah hidup saya” tambah Meena. Pada November tahun lalu Meena berhasil melarikan diri dari suami saya dengan dibantu seorang pemuda Afghanistan.

“Saya telah mencoba untuk bunuh diri dengan meminum racun beberapa kali tetapi tidak berhasil. Saya sangat membenci hidup saya dan saya harus melarikan diri”, ungka Meena.

“Saya tahu lari itu berbahaya, keluarga dan saya tahu suami dan keluarga akan mencari saya, tapi saya tidak pernah berppikir hal ini dapat terjadi. Saya pikir saya mempunyai masa depan yang cerah.”


Setelah menikah 5 tahun, Meena melarikan diri ke Jalalabad, Afghanistan. Tapi dalam beberapa hari kakanya menemukan pacarnya yang membantu Meena kabur dan membunuhnya dengan kapak dan memukulnya 15 kali dengan kapak itu.

Kakak Meena melarikan diri kembali ke keluarganya setelah berfikir ia telah membunuh adiknya sendiri. Ia meninggalkan Meena dalam genangan darah di tempat tidurnya dengan sebagian otaknya menggantung keluar dari kepalanya yang terbelah. Untungnya ahli bedah di Nangarhar Regional Medical Centre menyelamatkan hidupnya walaupun Meena kehilangan banyak darah.

Menurut CNN kejadian yang menimpa Meena tidak diakui oleh keluarganya maupun pemerintah Pakistan. Dokter yang menanganinya membayarkan obat selama dua bulan dia dirawat dirumah sakit sebelum akhirnya ia dibawa ke penampungan wanita di Kabul. Manizha Naderi, direktur dari penampungan badan amal tersebut, mengatakan bahwa Meena tidak bisa makan dan menghidupi dirinya sendiri dan harus memakai popok.



Meena juga mengatakan: “Saya udah mencoba bunuh diri beberapa kali semenjak tiba di penampungan tetapi mereka tidak akan membiarkan saya. Ketika saya melihat cermin saya selalu meletakkan satu tangan saya ke sisi wajah saya yang buruk. Orang mengatakan bahwa saya tidak boleh berbuat seperti itu, tapi saya sangat malu.”

[ source ]

Kamis, 24 Oktober 2013

Kisah Cinta Hidup Dengan Mayat Satu Atap

Nenek Hidup Bersama mayat Adik Selama 2 Pekan


Warga Menteng Jakarta di kagetkan dengan penemuan mayat yang sudah meninggal selama dua pekan. Bukan karena tidak diketahui, tapi Kakak dari mayat yang bernama Theresia (75) sengaja tidak memberitahukan warga karena rasa sayangnya terhadap sang adik.

Theresia dikabarkan sudah meninggal dunia sejak 9 Maret 2012 lalu. Warga mengetahui mayat Elizabeth setelah memncium bau busuk yang menyengat. Setelah memeriksa bagian atas rumah dengan menggunakan senter, alangkah terkejutnya warga karena menemukan jenazah Theresia yang sudah dikerubungi lalat.


Hidup Bersama mayat Istri Selama 5 Tahun


idegue-network.blogspot.com - Pria Ini Menyimpan Kerangka Mayat Istrinya

Karena rasa cinta seorang pria asal Vietnam, Le Van, 55 tahun, nekat menggali makam istrinya dan mengambil jenazahnya. Pria itu kemudian melapisi jasad tersebut dengan tanah liat dan membentuknya menjadi sosok wanita utuh. Jasad berbalut tanah liat itu kemudian diletakkan di tempat tidur agar bisa dipeluknya setiap saat selama lima tahun.

Menurut laporan media setempat, Van mulai tidur di atas makam istrinya sejak tahun 2003 lalu. Satu setengah tahun kemudian ia memutuskan untuk menggali terowongan di samping makam istrinya agar ia bisa tidur di sampingnya dari hujan dan angin, pada bulan November 2004 Van kembali ke kuburan, menggali mayat istrinya dan membawanya ke rumah hingga sekarang.

Bukan hanya Van, putra semata wayang mereka, setiap hari juga tidur dan memeluk mayat ibunya tiap malam.


Hidup dengan Mayat ibu selama 1 Tahun


 
Pada hari minggu 13 Maret 2011 Seorang pemuda ditangkap polisi karena menyembunyikan mayat ibunya di dalam rumah yang telah meninggal 1 tahun yang lalu. Pemuda bernama Timothy Fattig setahun yang lalu menemukan ibunya meninggal di dalam rumah, karena tidak ingin merasa kehilangan, Timothy menyimpan mayat ibunya dirumah dan memberitahukan kepada keluarganya bahwa ibunya sedang dirawat dirumah sakit.


Hidup Bersama mayat Suami Selama 10 Tahun


 
Sekali lagi demi cinta dan rasa takut kehilangan seorang janda tua hidup bersama mayat dari mantan suaminya selama lebih dari satu dekade karena dia tidak bisa menerima kematiannya.
Jean Stevens (91) juga serumah dengan mayat saudari kembarnya yang meninggal tahun lalu.
Setelah semua anggota keluarganya telah meninggal, Stevens memberikan balsam kepada mayat mereka dan menyimpannya di rumah. Dia merawat mayat-mayat itu semampunya hingga akhirnya polisi mencium tindakannya.

Dia mengatakan bahwa dia ingin dipersatukan kembali dengan James Stevens, suaminya yang meninggal di usia 60 tahun pada tahun 1999, serta June Stevens, saudari kembarnya yang meninggal Oktober lalu.


Ia menyimpan jenazah saudarinya dengan mengenakan pakaian terbaiknya, pada sebuah sofa dalam sebuah kamar dengan tempat tidur dan menyemprotkannya dengan pewangi yang mahal.
Hal yang sama dilakukan kepada jenazah suaminya yang diletakkan pada sebuah sofa di dalam garasi.


"Saya dapat melihatnya, menyentuhnya. Tapi sekarang, beberapa orang memiliki perasaan yang buruk, mereka mengatakan, mengapa mau memandang orang yang telah mati? Ya Tuhan. Saya merasakan hal yang berbeda mengenai kematian," pungkasnya


Balita Tinggal Dengan Mayat Ibu Selama 2 Hari


 
Kisah bayi tiga tahun ini sungguh memilukan. Tinggal di sebuah tempat di New Zealand bersama ibunya. Cuma berdua mereka di rumah itu. Entah kenapa ibunya, Lauren Silberry yang berusia 28 tahun meninggal. Dan tak ada yang tahu, kecuali si gadis cilik ini. Dua hari Shylah Silberry, begitu nama bayi ini hidup dengan jenasah ibunya. Tak ada pertolongan, sebab tak ada yang tahu. Ia bertahan dengan makanan sisa keju, lasagna, dan susu. Selain jasad ibunya itu, ia ditemai boneka beruang kesayangannya