Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Desember 2013

5 Teknologi Canggih Ponsel Pintar Tahun 2013

Ponsel pintar atau Smartphone saat ini sudah sangat cangih ditahun 2012 ini saja para produsen ponsel pintar sudah berlomba lomba menawarkan fitur fitur cangih dari ponsel pintar yang mereka mbuat. 

Persaingan di dunia teknologi ponsel pintar mungkin akan berlanjut di tahun 2013 nati dimana pasti akan lebih menawarkan fitur fitur yang lebih canggih lagi. Nah berikut ini ada beberapa teknologi canggih ponsel pintar di tahun 2012 seprti yang dikutip dari situs detik.com.

1. Layar fleksibel




Samsung diketahui sedang mengembangkan layar Amoled fleksibel. Ya, layar yang satu ini bisa ditekuk atau dilipat tanpa mengalami kerusakan.

Diperkirakan, layar fleksibel sudah bisa dipakai di smartphone dan tablet Samsung pada 2013. Informasi dari berbagai sumber, layar fleksibel tersebut telah memiliki nama resmi yakni Youm.

Berukuran 4,5 inch dan ketebalan 0,3 milimeter, Youm mengusung resolusi WVGA 800 x 480 Youm diharapkan akan melahirkan generasi baru desain gadget karena kelenturan dan ukurannya yang lebih tipis dan ringan dari layar konvensional.

Samsung bukan satu-satunya vendor yang mengembangkan layar semacam ini. Nokia pun sudah pernah memamerkan layar fleksibel di ajang Nokia World tahun lalu. LG, bahkan dikabarkan sudah memulai produksi massal.

2. Prosesor semakin gahar


Tahun 2012 ini, sudah lumayan banyak ponsel pintar mengusung prosesor quad core. Tahun mendatang, diperkirakan bukan hanya prosesor quad core saja yang diandalkan.

Samsung misalnya, disebut-sebut akan menyematkan prosesor 4+4 di Galaxy S IV. Galaxy S IV konon akan ditenagai oleh sepasang prosesor Cortex-A15 dan Cortex-A7 yang masing-masing prosesornya telah mengusung 4 core di dalamnya.

Samsung bukannya menggunakan dua buah CPU, melainkan menggabungkan kedua prosesor tersebut dalam satu chip atau SoC. Meski digabung dalam satu chip, kedua prosesor yang disematkan sebenarnya bekerja sendiri-sendiri sehingga belum dapat disebut sebagai prosesor 8 core.

Vendor lain pun diprediksi akan memperkuat prosesor di handsetnya untuk menarik minat konsumen.

3. Layar Definisi Tinggi


Belum lama ini, HTC bikin gebrakan dengan merilis Droid DNA. Ponsel Android ini adalah yang pertama hadir dengan layar nan cemerlang beresolusi definisi tinggi, 1920 x 1080 pixel.

Tahun 2013, diperkirakan layar definisi tinggi ini akan menjadi hal yang umum. Samsung misalnya dirumorkan memakai layar definisi tinggi ini di Galaxy S IV.

Kemudian, vendor asal China Lenovo juga dikabarkan mengembangkan perangkat ponsel dengan resolusi yang sama.

Sektor layar memang layak menjadi perhatian utama para vendor. Sebab semakin jernih layarnya, semakin bagus pula peluangnya menjadi yang terdepan.

4. Layar jumbo


Semakin lama, layar ponsel menunjukkan tren semakin besar. Diawali oleh Dell Streak dan dipopulerkan oleh Samsung Galaxy Note, perangkat yang disebut phablet ini diproyeksi makin populer di tahun mendatang.

Ya, kesuksesan Samsung dengan Galaxy Note tampaknya membuat vendor yang lain terpikat terhadap pasar ponsel jumbo. Galaxy Note II saja telah terjual 5 juta unit hanya dalam dua bulan pertama pemasarannya.

HTC Droid DNA misalnya, sudah bisa disebut phablet mengingat layarnya yang sudah mencapai 5 inch. Vendor lain yang diproyeksi merilis ponsel jumbo pada tahun mendatang adalah Sony.

Beberapa sumber menyatakan, handset dimaksud adalah Sony Xperia C650X Odin.Dugaan desain dan spesifikasi Xperia Odin telah muncul di internet. Layarnya sekitar 5 inch dengan reolusi 1080p.

5. Wireless Charging


Salah satu smartphone mainstream pertama yang memiliki teknologi wireless charging adalah Nokia Lumia 920. Dengan fitur baru ini, ponsel berbasis Windows Phone 8 tersebut dapat diisi ulang secara nirkabel.

Dengan fitur wireless charging ini, memungkinkan Anda mengisi baterai hanya dengan menempelkan ponsel ke aksesoris yang dijual terpisah. Sehingga tidak perlu mencolokkan handset untuk mengisi baterai.

Tahun 2013, diprediksi teknologi charging tanpa kabel ini semakin populer. Tidak hanya di ponsel saja namun juga di laptop.

Minggu, 24 November 2013

Andrew Carlssin Pria Yang Mengaku Berasal dari Tahun 2256

Andrew Carlssin

Para penggemar Science Fiction dan misteri mungkin sudah pernah mendengar nama John Titor, seseorang yang mengaku berasal dari tahun 2036. Sekarang, seorang pria lain mengaku bahwa ia berasal dari tahun 2256, dan ia dapat membuktikannya.
Pada tanggal 28 Januari 2003, seorang pria bernama Andrew Carlssin digiring oleh FBI atas permintaan SEC (Security and Exchange Commission) untuk diinterogasi atas kecurigaan melakukan insider trading. Kecurigaan itu bermula ketika SEC mengetahui bahwa Carlssin berhasil meningkatkan portfolionya senilai $800 menjadi $350.000.000 hanya dalam dua minggu. Ia menaruh portfolionya pada 126 keputusan trading yang berisiko tanpa sekalipun gagal.
Bertahun-tahun, para trader terhebat di Wall Street mengalami kerugian besar akibat volatilitas pasar yang luar biasa. Jadi ketika Carlssin mengalami keuntungan luar biasa dari 126 keputusan trading, para trader menjadi curiga.
Dalam interogasinya di hadapan FBI, Carlssin yang berusia 44 tahun memberikan penjelasan yang luar biasa bagaimana ia mendapatkan kekayaannya tersebut. Ia mengakui bahwa ia berasal dari tahun 2256.
FBI mengatakan,”Kita masih berusaha untuk mengorek sumber orang dalamnya dalam melakukan trading. Ia akan tetap berada d penjara sampai kita memperoleh informasi tersebut.”
Selama empat jam interogasi, Carlssin mengatakan bahwa ia adalah seorang time traveller, seorang yang berasal dari tahun 2256. Ia berkata,”aku tidak dapat menahan diri, padahal aku telah berusaha untuk kelihatan natural, dengan membuat diriku rugi sedikit disini, sedikit disana. Namun kelihatannya aku terhanyut dengan suasana.”
Carlssin mengakui bahwa ia datang dari tahun 2256 dimana pengetahuan tentang volatilitas pasar saham adalah sesuatu yang biasa sehingga setiap orang yang mengetahui sejarah pasar saham dapat mengambil keuntungan darinya. Untuk membuktikan pengakuannya, Carlssin memberikan prediksinya tentang tanggal pasti invasi Amerika ke Irak, dan ia memberikan tanggal yang tepat. Carlssin juga menawarkan untuk memberi tahu lokasi Osama Bin Laden dan obat penyembuhan bagi AIDS. Yang dia inginkan hanyalah dilepaskan dan dibiarkan kembali ke mesin waktunya.
Ketika ditanya, Carlssin menolak untuk memberitahu lokasi mesin waktunya atau mendiskusikan cara kerjanya karena takut teknologi itu dapat jatuh ke tangan yang salah. Tentu saja FBI tidak begitu saja mempercayai cerita Carlssin. Namun sebuah sumber dari SEC mengakui bahwa tidak seorangpun yang dapat melacak asal-usul Carlssin sebelum Desember 2002. Seakan-akan Carlssin tidak pernah ada sebelum itu.
Namun, cerita tentang Carlssin tidak berhenti sampai disitu. Kisah Carlssin tiba-tiba saja menghilang dan tidak pernah diungkit lagi. Demikian pula keberadaannya. Tidak ada media yang meliputnya kembali. SEC dan FBI bahkan kemudian menyangkal bahwa mereka pernah menangkap Carlssin. Pengacaranya mengatakan bahwa Carlssin harusnya menemui dia untuk acara dengar pendapat di pengadilan pada tanggal 2 April 2003, namun ia tidak muncul, hilang begitu saja.
Cerita tentang Carlssin yang mengklaim berasal dari masa depan ini bermula dari berita di tabloid Weekly World News tanggal 25 Februari 2003, yang kemudian dikutip oleh media-media terkemuka seperti Yahoo news.
Dalam artikel susulan tanggal 29 April 2003, Weekly World News menulis bahwa mereka berhasil mewawancarai Carlssin via telepon dan Carlssin berkata bahwa ia sedang berada di Toronto dan sedang menyiapkan sebuah perusahaan yang akan go public pada tahun 2007. Carlssin mengakui bahwa pada tanggal 29 Maret 2003, ia dilepaskan oleh FBI atas kebaikan hati dari seseorang yang tidak dikenal yang memberikan uang jaminan senilai 1 juta dolar.
Pada saat ditangkap tahun 2003, Carlssin berusia 44 tahun. Namun Carlssin mengatakan bahwa hingga saat ini, ia tidak bertambah tua sedikitpun. Ketika ditanya apa yang ia lakukan selama tahun-tahunnya yang hilang, ia menjawab ,”No Comment.” Dan soal kehebohan yang ditimbulkannya, Carlssin berkata,”Waktu adalah segalanya dan segala sesuatu terjadi sesuai waktunya. Aku disini sekarang. Jadi inilah waktuku.”
Banyak orang hingga kini tidak mempercayai bahwa seseorang dapat melakukan perjalanan lintas waktu atau time travel. Namun para ahli fisika tidak sependapat dengan mereka. Para mahasiswa di MIT (Massachusets Institute of Technology) – salah satu universitas Iptek terbaik di dunia pernah mengadakan konvensi fisika dengan mengundang semua orang yang mengklaim berasal dari masa depan. Einstein dan Hawking, dua dari fisikawan terbesar sepanjang masa percaya bahwa manusia dapat mengadakan perjalanan lintas waktu. Bahkan Einsteinlah yang sebenarnya memulai ide tentang perjalanan waktu dengan teori relativitasnya.
Di belahan bumi lainnya, tepatnya di Jenewa, CERN – sebuah organisasi fisika nuklir Eropa sedang melakukan eksperimen membuat lubang hitam mini yang dapat diaplikasikan untuk perjalanan lintas waktu. Dan CERN tentu saja bukan organisasi sembarangan mengingat merekalah yang menemukan Internet (World Wide Web). John Titor, salah seorang misterius yang mengaku berasal dari tahun 2036 mengaku bahwa ia datang dari masa depan lewat dua lubang hitam mini.
Tidak cukup sampai disitu, Ronald Mallet, seorang profesor fisika dari Universitas Connecticut telah menggunakan persamaan Einstein dan sinar laser untuk menciptakan mesin waktu. Bahkan Prof Mallet memprediksikan bahwa dalam 10 tahun ini manusia sudah dapat menemukan mesin waktu yang dapat digunakan untuk perjalanan lintas waktu.
Menyangkut kisah Carlssin, beberapa kecurigaan mulai timbul bahwa cerita ini adalah murni rekayasa Weekly World News, mengingat tabloid ini biasa memberitakan kisah-kisah yang aneh dan diragukan kebenarannya. Namun sampai sekarang, tidak pernah ada klarifikasi dari tabloid tersebut mengenai benar tidaknya berita tersebut.
FBI dan SEC berulang kali menyangkal kisah tentang Carlssin, bahkan mereka mengaku tidak mengenal dan mengetahui apa-apa tentang Carlssin.  Menurut pepatah, tidak ada asap kalau tidak ada api. Tidak mungkin berita yang sudah dikonfirmasi dan dipublikasikan melalui situs berita resmi seperti Weekly World News dan Yahoo News tiba-tiba disangkal dan hilang begitu saja. Pasti ada sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi oleh pihak tertentu demi kepentingan mereka.
Andrew Carlssin ditangkap
Apa yang mungkin menguatkan dugaan ini adalah sulitnya untuk menemukan foto Andrew Carlssin di internet. Setelah mencari-cari, dapatlah diketemukan guntingan koran mengenai kisah ini dan didalamnya ada foto Andrew Carlssin yang tampak depan (lihat artikel di atas).
Kemudian foto lain yang merujuk ke Andrew Carlssin adalah foto berikut ini, ketika disebut ia digiring oleh FBI. Itupun hanya menunjukkan foto yang tampak dari belakang.

Namun, apabila kisah ini adalah sebuah gurauan, seharusnya sudah ada klarifikasi dari tabloid yang bersangkutan atau klasifikasi dari pria yang fotonya ada di guntingan koran diatas. Sampai saat ini, tidak ada klarifikasi tersebut.
Mereka yang menyebut kisah ini gurauan, tidak pernah memberikan bukti yang memadai. Jadi sepertinya kisah ini masih merupakan misteri yang terbuka.

Rabu, 23 Oktober 2013

Indonesia Menuju Negara Penghasil Produk Perikanan Terbesar di Tahun 2015

Jum’at 6 April 2012 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengeluarkan kebijakan mengenai industrialisasi kelautan dan perikanan guna mencapai target sebagai negara penghasil produk perikanan terbesar pada tahun 2015. Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di sektor perikanan. Kendati terdengar optimis, terlebih karena didukung potensi perikanan dan kelautan yang melimpah, target ini dihadapkan dengan berbagai tantangan terutama terkait kualitas produksi hasil perikanan dan manajemen.

Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Dr. Sutono, M.E.S pada ceramah ilmiah bertema “Bedah Kebijakan KKP Mengenai Industrialisasi Perikanan dan Kelautan di Indonesia” yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpad di Aula Gedung Dekanat FPIK, Kampus Unpad Jatinangor, Rabu (04/04). Acara yang dihadiri oleh mahasiswa FPIK Unpad tersebut, dibuka oleh Pembantu Dekan Bagian Kemahasiswaan FPIK Unpad, Drs. Herman Hamdani, Msi. Pembicara lain yang mengisi acara tersebut yaitu pelaku usaha pakan dari Charon Pokpan, Denny D. Indradjaja.

Sutono yang juga merupakan ketua tim perumus kebijakan tersebut mengatakan bahwa apa yang menjadi latar belakang KKP mengusung industrialisasi kelautan dan perikanan menjadi kebijakan adalah bahwa potensi besar sumber daya perikanan nasional nyatanya belum dapat memberikan kesejahteraan yang cukup bagi komunitas-komunitas di sektor perikanan. Nelayan misalnya, masih tetap hidup dalam kemiskinan. Dengan kebijakan ini Sutono berharap ada upaya percepatan pembangunan perikanan yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama nelayan.

“Kendati data potensinya besar, kita belum pernah makmur dari hasil perikanan dan kelautan. Nelayan masih saja tetap menjadi komunitas yang termiskin dibandingkan komunitas-komunitas miskin lainnya, seperti petani,” ujarnya.

Kebijakan industrialisasi yang kini tengah diusung bukanlah program baru menurut Sutono, tapi lebih kepada pengembangan dari kebijakan minapolitan yang KKP telah laksanakan sebelumnya. Minapolitan yang berorientasi pada peningkatan produksi dan berkonsep potensi kewilayahan dipandang Sutono belum cukup, sehingga perlu adanya upaya percepatan yaitu dengan industrialisasi seperti yang telah dilakukan oleh China dan beberapa negara Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam.

“Namun minapolitan saja tidak cukup. Kita harus melakukan percepatan dengan upaya industrialisasi. Lihat saja China yang sudah lebih dulu melakukan sejak tahun 80-an. Sekarang mereka telah menjadi negara dengan produksi terbesar didunia,” jelas Sutono.

Adapun strategi  yang harus dilakukan untuk merealisasikan kebijakan tersebut diantaranya dengan melakukan pengembangan komoditas atau produk perikanan berbasis pasar, pengembangan kawasan, konektivitas, sumberdaya manusia dan teknologi, pengembangan iklim usaha dan investasi, serta penataan sistem manajemen dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan, peningkatan daya saing, dan modernisasi.

Memperkuat pernyataan Sutono, Denny mengatakan bahwa Indonesia masih jauh tertinggal dalam hal industrialisasi. Hal ini bisa dilihat dari aspek pakan ikan sebagai salah satu komponen penting kegiatan budidaya. Kenyataan Indonesia masih mengimpor bahan baku pembuat pakan serta rendahnya konsumsi pakan menjadi bukti yang lain. Permasalahan pakan yang terjadi ini mempengaruhi produksi perikanan terlebih terkait perbenihan. Akhirnya berpengaruh terhadap hasil produksi perikanan secara keseluruhan. Kini, nilai ekspor hasil perikanan budidaya Indonesia ke negara-negara Eropa dan Amerika telah kalah dari Thailand dan Malaysia.

“Industrialisasi yang kini tengah dicanangkan oleh KKP menjadi tantangan kita semua termasuk teman-teman mahasiswa,” tegas Denny.

Kebijakan industrialisasi perikanan dan kelautan tentu memerlukan dukungan akan banyak hal dari semua pihak termasuk terkait dengan kebutuhan pembiayaan. Sekedar informasi bahwa KKP memiliki anggaran sebesar Rp 6,944 triliun untuk tahun 2012, meningkat Rp 1,2 triliun dari sebelumnya Rp 5,993 triliun. Dengan dana yang ada terbatas tersebut, apakah mungkin dapat optimal mendukung kebijakan industrialisasi? Semoga.[mahasiswa.com]